belajar bisnis online dan toko online terbaru,bisnis afiliasi, bisnis adsens,jasa pembuatan website,jasa seo,entrepreneur,berwirausaha
Jumat, 28 Februari 2014
Lima Tips Untuk Membuka Usaha Baru
1. Temukan Bidang Bisnis yang Disukai
Do What you Love or Love What You Do. Tetapi tetap melakukan apa yang kita sukai lebih enak daripada mencintai apa yang kita lakukan (padahal belum tentu kita suka). Ini penting sebagai pembentuk semangat dan antusiasme dalam menjalankan bisnis. Bisnis tidak selalu dan melulu membahas mengenai uang, keuntungan, dan materi, tetapi bisnis yang tahan lama dan membahagiakan adalah ketika mampu menjalankan bisnis sesuai dengan apa yang kita sukai.
2. Kreativitas dan Abad Konsep
Saat ini setelah era informasi lewat, yang merupakan aset paling penting adalah ‘kreativitas’. Kreativitas memegang peranan penting dalam kesuksesan bisnis saat ini karena saat ini adalah abad konsep. Peliharalah aset-aset Anda yang berharga, seperti ide-ide, gagasan, konsep yang unik dan menarik karena bisa jadi itulah yang menentukan kesuksesan bisnis Anda yang baru.
3. Berkolaborasi
Sudah lewat masanya melakukan semuanya ini dan itu sendirian. Berkolaborasilah dengan orang-orang yang bisa Anda percaya. Milikilah teman dan sahabat terbaik. Berkolaborasi dapat membangun jalinan partnership dan friendship yang positif. Tetapi, Anda tetap harus waspada dalam memilih partner dan harus benar-benar orang yang terpercaya.
Kamis, 27 Februari 2014
Wifi Di Warung Dan Resto Anda
Oleh: Yulian Purnama,S.kom.
Jika anda berjalan-jalan di mall atau pusat keramaian, sering kali anda melihat tulisan 'hotspot area' atau 'tersedia Wifi' atau sejenis itu. Langsung saja orang yang membacanya memahami artinya bahwa di tempat tersebut kita bisa internet-an, entah free atau ada prasyarat tertentu. Namun bagi sebagian kita internet Wifi menjadi daya tarik tersendiri pada suatu tempat.
Rabu, 26 Februari 2014
Hubungan Majikan dengan Karyawan
Perbedaan semangat dan harapan antara perusahaan dan karyawan, menjadi pemicu masalah ketenaga kerjaan. Untuk mengantisipasi hal ini, islam mengizinkan adanya kontrak kerja yang seimbang dan transparan.
Sektor ketenagakerjaan adalah salah satu sektor yang paling banyak diminati oleh kawula muda zaman sekarang, terlebih di negeri kita. Menurut data pada Kementerian Pendidikan Nasional, 60,87% lulusan SLTA, dan 83,18% lulusan perguruan tinggi lebih berminat menjadi karyawan (job seeker) dibandingkan berupaya menciptakan lapangan kerja (www.detik.com, edisi: Sabtu, 08/10/2011 12:07 WIB).
Sektor ketenagakerjaan adalah salah satu sektor yang paling banyak diminati oleh kawula muda zaman sekarang, terlebih di negeri kita. Menurut data pada Kementerian Pendidikan Nasional, 60,87% lulusan SLTA, dan 83,18% lulusan perguruan tinggi lebih berminat menjadi karyawan (job seeker) dibandingkan berupaya menciptakan lapangan kerja (www.detik.com, edisi: Sabtu, 08/10/2011 12:07 WIB).
Selasa, 25 Februari 2014
Berdagang, Profesi Mulia Dalam Islam
Oleh: Yulian Purnama, S.kom.
Berdagang adalah profesi yang mulia dalam Islam. Buktinya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sendiri adalah pedagang dan beliau memuji serta mendoakan para pedagang yang jujur.
Rasulullah adalah pedagang
Ketika berusia 25 tahun, beliau pergi berdagang ke negeri Syam dengan membawa modal dari Khadijah radhiallahu’anha yang ketika itu belum menjadi istri beliau. Ibnu Ishaq berkata: “Khadijah binti Khuwailid ketika itu adalah pengusaha wanita yang memiliki banyak harta dan juga kedudukan terhormat. Ia mempekerjakan orang-orang untuk menjalankan usahanya dengan sistem mudharabah (bagi hasil) sehingga para pekerjanya pun mendapat keuntungan. Ketika itu pula, kaum Quraisy dikenal sebagai kaum pedagang. Tatkala Khadijah mendengar tentang Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam (yang ketika itu belum diutus menjadi Rasul, pent.) mengenai kejujuran lisannya, sifat amanahnya dan kemuliaan akhlaknya, maka ia pun mengutus orang untuk menemui Rasulullah. Khadijah menawarkan beliau untuk menjual barang-barangnya ke negeri Syam, didampingi seorang pemuda budaknya Khadijah yang bernama Maisarah. Khadijah pun memberi imbalan istimewa kepada beliau yang tidak diberikan kepada para pedagangnya yang lain. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pun menerima tawaran itu dan lalu berangkat dengan barang dagangan Khadijah bersama budaknya yaitu Maisarah sampai ke negeri Syam” (Sirah Ibnu Hisyam, 187 – 188, dinukil dari Ar Rahiqul Makhtum, 1/51)
Berdagang adalah profesi yang mulia dalam Islam. Buktinya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sendiri adalah pedagang dan beliau memuji serta mendoakan para pedagang yang jujur.
Rasulullah adalah pedagang
Ketika berusia 25 tahun, beliau pergi berdagang ke negeri Syam dengan membawa modal dari Khadijah radhiallahu’anha yang ketika itu belum menjadi istri beliau. Ibnu Ishaq berkata: “Khadijah binti Khuwailid ketika itu adalah pengusaha wanita yang memiliki banyak harta dan juga kedudukan terhormat. Ia mempekerjakan orang-orang untuk menjalankan usahanya dengan sistem mudharabah (bagi hasil) sehingga para pekerjanya pun mendapat keuntungan. Ketika itu pula, kaum Quraisy dikenal sebagai kaum pedagang. Tatkala Khadijah mendengar tentang Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam (yang ketika itu belum diutus menjadi Rasul, pent.) mengenai kejujuran lisannya, sifat amanahnya dan kemuliaan akhlaknya, maka ia pun mengutus orang untuk menemui Rasulullah. Khadijah menawarkan beliau untuk menjual barang-barangnya ke negeri Syam, didampingi seorang pemuda budaknya Khadijah yang bernama Maisarah. Khadijah pun memberi imbalan istimewa kepada beliau yang tidak diberikan kepada para pedagangnya yang lain. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pun menerima tawaran itu dan lalu berangkat dengan barang dagangan Khadijah bersama budaknya yaitu Maisarah sampai ke negeri Syam” (Sirah Ibnu Hisyam, 187 – 188, dinukil dari Ar Rahiqul Makhtum, 1/51)
Jumat, 21 Februari 2014
Kisah Seorang Pemuda Ahli Tauhid Yang Pemberani
Sebuah kisah yang buka sekedar dongeng semata, tapi sebuah kisah nyata yang Allah abadikan dalam al Quran:
قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ
“Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit, yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.” (QS Al Buruuj: 4-6)
قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ
“Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit, yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.” (QS Al Buruuj: 4-6)
Rabu, 19 Februari 2014
Etos Kerja Masyarakat Cina
Cina telah dikenal luas sebagai negara super power masa depan dalam perekonomian dunia. Perekonomian Cina menempati posisi kedua dilihat dari nilai Gross domestic product setelah Amerika Serikat[1]. Cina juga merupakan negara dengan jumlah ekspor terbesar di dunia[2].
Hukum Menjual Barang Untuk Hari Valentine
Oleh: Ustadz Said Yai Ardiansyah, MA
Setiap tanggal 14 Februari, sebagian manusia di seluruh dunia memperingati hari Valentine. Mereka mengatakan bahwa hari tersebut adalah hari berkasih sayang dengan yang lain. Warna merah muda di jual di toko-toko sebagai lambang cinta dan kasih sayang.
Setiap tanggal 14 Februari, sebagian manusia di seluruh dunia memperingati hari Valentine. Mereka mengatakan bahwa hari tersebut adalah hari berkasih sayang dengan yang lain. Warna merah muda di jual di toko-toko sebagai lambang cinta dan kasih sayang.
Langganan:
Komentar (Atom)